Bupati Dogiyai Serahkan Bantuan Laptop untuk Delapan Pelajar Paskibra

oleh -132 Dilihat
Dogiyai
Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd, M.Si, menyerahkan bantuan delapan unit laptop kepada delapan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Dogiyai yang terlibat dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT RI ke-81, 17 Agustus 2026. (Foto : DOK Humas Setda Dogiyai)

DOGIYAI, SPR | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., menyerahkan bantuan delapan unit laptop kepada delapan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Dogiyai yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Dogiyai, 17 Agustus 2026.

Dilansir dari situs Pemkab Dogiyai, Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Kerja Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Dogiyai, Selasa, 18 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Bupati atas keterlibatan dan kerja keras para pelajar dalam menjalankan tugas sebagai Paskibra, dengan harapan laptop dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan belajar dan kegiatan sekolah.

banner 336x280

Dalam kesempatan itu, Yudas menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para pelajar yang telah mengambil bagian dalam upacara kemerdekaan. Ia meminta mereka tetap semangat dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai perkataan atau pandangan dari luar.

“Di luar sana mungkin terdengar bahasa yang tidak-tidak, itu biasa. Kehidupan berikut itu tidak ada di tangan orang lain, tetapi ada di tangan kalian,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dogiyai itu.

Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas dalam upacara, melainkan juga bagian dari proses belajar yang membangun kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab.

“Saya secara pribadi bangga dengan adik-adik sekalian yang kemarin ambil bagian dalam Paskibra upacara bendera HUT 17 Agustus 2026 di Dogiyai. Untuk adik-adik, tetap semangat. Ini adalah pengalaman belajar,” ujar mantan guru SMA Negeri Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, itu.

Yudas juga mendorong para pelajar untuk berani menentukan cita-cita dan mempersiapkan diri sejak dini. Bagi mereka yang berkeinginan menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia, ia menyatakan pemerintah daerah siap membantu membuka komunikasi dengan pihak kepolisian.

“Kalau adik-adik mau jadi polisi, kasih tahu saja. Kita akan bisa komunikasi ke Kapolres, pasti mereka bisa bantu,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda Dogiyai tumbuh dalam situasi yang tidak selalu mudah. Dogiyai, katanya, kerap menghadapi konflik dan berbagai tekanan dari luar. Karena itu, ia berharap para pelajar mampu menunjukkan bahwa mereka dapat memberikan yang terbaik di tengah berbagai situasi tersebut.

“Kita di Dogiyai ini yang sering terjadi konflik dan banyak tekanan dari luar. Pasti banyak yang bicara ini-itu. Tetapi adik-adik bisa tampil memberikan yang terbaik, itu luar biasa,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, Bupati Yudas berpesan agar bantuan laptop yang diterima para pelajar dapat dimanfaatkan secara serius untuk mendukung pendidikan, yakni digunakan untuk belajar guna menambah pengetahuan serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus dan calon pemimpin di Dogiyai.

Bupati Yudas juga meminta para pelajar Dogiyai untuk tidak membatasi mimpi mereka. Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibra di tingkat kabupaten harus menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia berharap ke depan ada anak-anak Dogiyai yang mampu menjadi anggota Paskibra di tingkat Provinsi Papua Tengah, bahkan hingga tingkat nasional.

“Mimpi adik-adik harus lebih tinggi. Anak-anak Dogiyai harus bisa menjadi Paskibra di tingkat provinsi, bahkan nasional. Itu harapan kami, anak-anak harus punya mimpi itu,” tegasnya. (*/ska)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *