Wabup Mimika Minta OPD Percepat Realisasi Anggaran, Serapan Baru Sekitar 50 Persen

oleh -333 Dilihat
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. IST
banner 468x60

Timika, SPR | Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi anggaran 2026. Per Senin (19/10), realisasi keuangan Pemkab Mimika baru 54,72 persen dan realisasi fisik 50,28 persen, sementara waktu pelaksanaan tersisa dua bulan.

Permintaan itu disampaikan Emanuel saat memimpin apel gabungan aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Upacara Puspem Mimika. Ia mewakili Bupati Mimika yang sedang menjalankan tugas dinas yang tidak dapat didelegasikan.

banner 336x280

OPD dengan capaian di bawah 50 persen diminta segera mengejar target. Mereka juga diminta mempercepat pencairan tagihan termin dan uang muka pekerjaan yang dikontrakkan kepada pihak ketiga agar realisasi keuangan meningkat.

Untuk Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap I, realisasi keuangan tercatat 90,81 persen dan realisasi output 58,26 persen. OPD pengampu Otsus wajib segera menginput capaian ke sistem SIPD, SIKD, dan SIP3 serta melengkapi dokumen administrasi agar pencairan Tahap II dan III tidak terhambat.

Emanuel menyebut APBD Perubahan 2026 naik dari Rp5.903 triliun menjadi Rp6.164 triliun. Dokumen tersebut telah selesai diinput dan kini dievaluasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebelum ditetapkan dengan peraturan daerah dan peraturan bupati.

Penyusunan RKPD serta KUA-PPAS APBD 2027 berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Karena itu, seluruh staf perencanaan dilarang melakukan perjalanan dinas yang tidak mendesak agar penetapan APBD 2027 tepat waktu.

Tuan rumah Konferensi Kota Toleransi

Emanuel juga menyampaikan bahwa Menteri Agama menunjuk Mimika sebagai tuan rumah Konferensi Kota Toleransi se-Indonesia. Kegiatan itu bertepatan dengan Hari Toleransi Sedunia pada 16 November.

Menurut dia, sebagian besar kepala daerah akan hadir di Mimika, dan Menteri Agama kemungkinan hadir untuk membuka acara.

Panitia konferensi telah dibentuk pekan lalu dan sebagian besar terdiri atas kepala OPD. Struktur kepengurusan dan rencana kerja sudah disusun, dan kepanitiaan akan disahkan melalui surat keputusan bupati.

Emanuel meminta anggota panitia aktif terlibat hingga hari pelaksanaan. Ia menyebut keterlibatan itu menjadi nilai tambah dalam kepangkatan dan kenaikan jabatan, terlebih saat ini manajemen talenta telah diterapkan. (ska)

banner 336x280