TIMIKA, SPR — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengumumkan daftar finalis lomba dalam Pekan Inovasi Daerah Mimika Innovation Week (MIW) 2026. Pengumuman tersebut mencakup tujuh kategori inovasi yang diikuti oleh perangkat daerah, instansi vertikal, satuan pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, mitra pembangunan, hingga masyarakat umum.
Kepala BRIDA Mimika Darius Sabon mengatakan, pengumuman ini merupakan bentuk apresiasi terhadap berbagai gagasan dan terobosan inovatif yang lahir dari berbagai elemen di wilayah tersebut.
“Ada tujuh kategori inovasi yang diumumkan dalam ajang ini,” ujar Darius di Timika, Senin, 3 Agustus 2026.
Tujuh kategori tersebut adalah inovasi pelayanan publik, inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan kesehatan masyarakat, inovasi tingkat satuan pendidikan, inovasi sektor publik, inovasi mitra pembangunan Mimika, dan inovasi warga Mimika.
Pada kategori inovasi pelayanan publik, tiga finalis yang diumumkan adalah Paten Gunung Mesir dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Sa Antar Ko dari RSUD Mimika, serta Sicantik Mimika dari Dinas Perikanan.
Di kategori inovasi tata kelola pemerintahan, tiga besar diisi oleh E-Pintas Mimika dari Dinas Perhubungan, Laboratorium Gerakan Sadar Tertib Arsip (Lab Garatsi) dari Dinas Perpustakaan, dan Siasik dari RSUD Mimika.
Pada kategori inovasi pelayanan kesehatan masyarakat, finalis yang diumumkan adalah Gercep Anjelii Bahagia dari Puskesmas (PKM) Mapurujaya, Linda-2 dari PKM Timika, serta Sabar dari PKM Wania.
Untuk kategori inovasi tingkat satuan pendidikan, tiga finalis yang masuk daftar adalah Adispensel dari SMP Negeri 9 Mimika, Bauwe dari SDN Sentra Pendidikan, dan Papeda Proksi dari SDN Koperapoka 1.
Pada kategori inovasi sektor publik, tiga inovasi yang diumumkan meliputi Eazy Paspor dan Kami Papeda dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, serta REGITA dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mimika.
Sementara itu, kategori inovasi mitra pembangunan Mimika menempatkan Mimika Halal Abattoir (MHA) dari LDII Mimika sebagai finalis tunggal pada kategori tersebut.
Adapun pada kategori inovasi warga Mimika, tiga finalis yang masuk daftar adalah Emas Mimika karya Viano, Mimika Employment Intelligence System (MEIS) karya Idris Manika, dan Sipamanis karya Aditya Abidol.
Pekan Inovasi Mimika dibuka oleh Bupati Mimika Johannes Rettob pada 9 Juni 2026. Puncak kegiatan akan berlangsung pada 15 Agustus 2026, bertepatan dengan pengumuman pemenang lomba Pekan Inovasi Mimika 2026.
Darius menjelaskan, agenda berikutnya adalah presentasi tiga besar dari masing-masing kategori lomba inovasi daerah yang akan dilaksanakan pada 4—7 Agustus 2026. Pada tahap ini, para inovator akan memaparkan karya mereka di hadapan dewan juri sebagai bagian dari proses penilaian akhir untuk menentukan juara di setiap kategori.
Melalui ajang Pekan Inovasi Mimika, Darius berharap budaya inovasi terus tumbuh di seluruh sektor pembangunan sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, sejalan dengan visi “Inovasi Melaju, Mimika Maju”. (spr)









