Bedah Rumah di Distrik Mimika Baru, 128 Unit RTLH Dapat Bantuan dari Kementerian PKP

oleh -1 Dilihat
Kepala Distrik Mimika Baru Merlin Temorubun
Kepala Distrik Mimika Baru Merlin Temorubun. IST

TIMIKA, SPR | Sebanyak 128 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mendapat bantuan bedah rumah atau perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada 2026 melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Kepala Distrik Mimika Baru Merlin Temorubun di Timika, Kamis, 13/8/2026 mengatakan tim Kementerian PKP telah turun langsung ke lapangan bersama pemerintah distrik untuk memverifikasi data calon penerima, dan hasil verifikasi tersebut telah disetujui untuk dilakukan perbaikan rumah.

banner 336x280

“Dari tim Kementerian juga sudah datang dan bersama-sama dengan kami turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi data penerima di lapangan dan juga telah disetujui dilakukan perbaikan rumah,” ujarnya.

Ke-128 unit rumah tersebut tersebar di Kelurahan Koperapoka, Kelurahan Pasar Sentral, Kelurahan Kwamki Baru, dan Kelurahan Sempan. Menurut Merlin, jumlah terbanyak berada di Kelurahan Koperapoka dan Kelurahan Pasar Sentral karena kedua kelurahan itu memiliki data yang paling lengkap saat proses verifikasi.

“Paling banyak itu di Kelurahan Koperapoka dan Kelurahan Pasar Sentral karena saat kami melakukan verifikasi dua kelurahan itu memiliki data yang lengkap,” ujarnya.

Ia menjelaskan program ini menyasar seluruh masyarakat Mimika Baru yang masuk kategori tidak mampu, mulai dari desil satu hingga desil lima. Bantuan diberikan untuk rumah warga yang mengalami kerusakan, seperti atap bocor.

“Jadi programnya ini merata untuk masyarakat Mimika mulai desil satu hingga desil lima. Bedah rumah ini misalnya rumah warga kami yang tidak mampu ini mengalami kerusakan seperti atap rumahnya bocor dan lain lain, maka melalui program inilah rumah itu diperbaiki,” ujarnya.

Selain 128 unit yang telah disetujui, Pemerintah Distrik Mimika Baru juga telah mengusulkan sekitar 400 unit rumah tambahan ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika untuk dibedah pada tahap berikutnya melalui program BSPS.

Merlin menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah pusat maupun daerah yang dilaksanakan di tingkat distrik, termasuk dengan menyiapkan data yang dibutuhkan secara cepat.

“Kami di distrik pada prinsipnya, kami mengkoordinasikan program-program ini baik di Kementerian maupun Pemda di OPD teknis yang dilaksanakan di distrik kami akan selalu menyiapkan data yang dibutuhkan karena dari kementerian itu ketika mereka butuh data untuk menjalankan program itu sangat cepat sehingga kami harus selalu menyiapkan data yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah penduduk baru warga asli Papua yang berasal dari wilayah pesisir, pegunungan, dan kabupaten lain di Papua yang kini berdomisili di Mimika Baru cukup tinggi. Kondisi ini membuat sejumlah rumah dihuni oleh lebih dari satu keluarga.

“Warga ini datang dan tinggal bersama keluarga sehingga kadang ada satu rumah terdiri dari beberapa keluarga. Jadi kalau ada yang sudah pindah pasti kami bantu,” ujarnya. (spr)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *