,

HUT ke 30 Mimika jadi Momentum Bangun Persatuan

oleh -257 Dilihat
Upacara pengibaran bendera pada peringatan HUT ke 30 Kabupaten Mimika di Kota Timika, yang dirayakan di tengah kabut asap yang melanda wilayah itu akibat kebakaran hutan di wilayah Merauke Papua Selatan, Senin (12/10/2026)

Timika, SPR | Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 30 Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menjadi momentum perkuat persatuan antarmasyarakat untuk bersama membangun Mimika.

Johannes Rettob di Timika, Senin, mengatakan bahwa Mimika terdiri dari dari berbagai suku dan budaya sehingga menjadi satu modal kekuatan untuk membangun daerah itu.

“Tema yang diangkat pada peringatan HUT ini yakni “Mimika rumah kita, bangkit dan bergerak dari kampung ke kota menuju gerbang emas”, bukan hanya slogan. Ini merupakan pesan, semangat dan arah bagi kita semua untuk membangun Mimika secara bersama sama dengan mengedepankan persatuan ,” katanya.

Johannes menjelaskan bahwa makna Mimika rumah kita pada tema memiliki arti bahwa Mimika merupakan rumah bagi seluruh masyarakat tanpa membeda bedakan suku, agama, ras, golongan dan latar belakang maupun asal daerah.

“Rumah harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman , nyaman dan penuh harapan bagi setiap orang yang tinggal di dalamnya,” ujarnya

Oleh karena itu masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga Mimika sebagai rumah yang harmonis, membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati , memperkuat toleransi serta memelihara persaudaraan di tengah keberagaman.

“Kekuatan Mimika terletak pada kebersamaan tidak ada pembangunan yang dapat berjalan secara optimal apabila masyarakatnya terpecah belah,” katanya.

Sementara itu makna “bangkit dan bergerak dari kampung ke kota” pada tema kata Johannes, membawa pesan mengajak masyarakat dan Pemerintah Mimika terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pembangunan Mimika harus dilaksanakan secara berimbang dan berkeadilan mulia dari kampung, distrik hingga pusat perkotaan,” katanya.

Pemerintah Mimika ingin agar masyarakat di kampung memperoleh kesempatan yang semakin baik dalam mengakses pendidikan ,pelayanan kesehatan,infrastruktur dasar, air bersih , listrik serta berbagai kebutuhan pelayanan publik lainnya.

“Dengan demikian pembangunan tidak hanya dilihat dari kemajuan fisik di pusat kota tetapi harus betul-betul dirasakan nyata oleh masyarakat di kampung-kampung,” ujarnya

Sementara makna Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera (Gerbang Emas) pada tema kata Johannes, merupakan pintu menuju masa depan yang lebih cerah, penuh harapan, peluang dan kemajuan bersama.

Gerbang emas bukan berarti seluruh cita-cita pembangunan telah selesai tetapi gerbang emas merupakan simbol , tekad dan komitmen untuk terus membuka peluang, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, memperkuat daya saing daerah dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Ia memberikan apresiasi kepada tokoh pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat yang telah berjuang dan berkontribusi nyata bagi Kabupaten Mimika sejak berdiri hingga saat ini.

“Apa yang kita nikmati hari ini merupakan bagian dari hasil kerja keras dan perjuangan banyak pihak. Oleh karena itu sudah menjadi tanggung jawab kita bersama melanjutkan dan meningkatkan hasil pembangunan tersebut demi masa depan lebih baik,” kata Johannes.

HUT ke 30 Kabupaten Mimika jatuh pada 8 Oktober namun baru dirayakan oleh Pemkab Mimika pada Senin (12/10). Peringatan HUT kali ini dilakukan dengan sederhana dengan melaksanakan upacara peringatan HUT yang dipusatkan di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3 Kelurahan Karang Senang di tengah kabut asap yang sedang melanda wilayah itu.

Acara dihadiri seluruh ASN di lingkup Pemkab Mimika TNI-Polri, tokoh masyarakat, pelajar, warga Mimika dan juga para tamu dan undangan lainnya. (ANT)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *