
GORONTALO – Suarapapuaraya.com | Ajang Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS – KTNA) XVII 2026 di Kabupaten Gorontalo benar-benar menjadi magnet bagi para pengamat dan pencinta produk lokal. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah stan pameran milik Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Stan ini sukses menyihir pengunjung dengan menyajikan perpaduan apik antara potensi alam dan kekayaan budaya yang autentik.
Senin (22/6/2026) siang, suasana stan Mimika tampak dipadati pengunjung. Berbagai identitas budaya Papua Tengah dipamerkan secara apik, mulai dari tas rajut tradisional Noken, ukiran magis Patung Mbitoro, hingga aneka produk olahan pangan khas Mimika.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong yang hadir langsung di lokasi membagikan pengalamannya. Ia mengaku terkesan dengan keunikan kebudayaan dan potensi yang dibawa oleh kontingen dari ufuk timur Indonesia tersebut.
“Siang ini, saya sengaja mengunjungi stan pameran Kabupaten Mimika. Sangat luar biasa melihat bagaimana mereka turut serta memperkenalkan berbagai produk unggulan yang menjadi identitas budaya Papua Tengah, di antaranya Noken, Patung Mbitoro, hingga aneka produk olahan khas Mimika,” ujarnya Emanuel Kemong di lokasi pameran, Senin (22/6/2026).
PENAS KTNA XVII tidak hanya menjadi panggung bagi Mimika, tetapi juga ruang kolaborasi berskala nasional. Selain menyambangi stan Papua Tengah, pengunjung juga disuguhkan dengan inovasi dari tuan rumah, Provinsi Gorontalo, yang menampilkan lanskap potensi dari 5 kabupaten dan 1 kota dalam satu area terpadu.
Bagi para pelaku sektor riil, momentum ini dinilai sangat strategis untuk melakukan studi banding dan melihat tren pasar terkini.
“Selain Mimika, saya juga mengunjungi stan pameran dari berbagai daerah, seperti Stan Provinsi Gorontalo. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat jejaring, bertukar wawasan, serta melihat secara langsung berbagai potensi produk pertanian, perkebunan, perikanan, dan kerajinan ekonomi kreatif,” lanjut Wakil Bupati Mimika.
Keikutsertaan Mimika dalam ajang nasional ini membawa misi besar, yaitu kesejahteraan masyarakat lokal. Produk yang dipamerkan bukan sekadar pajangan, melainkan komoditas yang siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui promosi masif di PENAS KTNA XVII, Kabupaten Mimika diharapkan mampu menembus batas-batas geografis dan memikat para investor maupun pembeli dari luar Papua.
“Semoga keikutsertaan Kabupaten Mimika dalam ajang PENAS KTNA Ke-XVII Tahun 2026 dapat semakin memperkenalkan produk unggulan dan kekayaan budaya Mimika secara lebih luas. Kita berharap ini sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para petani, nelayan, perajin, pelaku UMKM, dan masyarakat kreatif di Kabupaten Mimika,” pungkasnya Wakil Buapti Mimika, Emanuel Kemong penuh optimis. (spr)



























