Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo bersama Forkopimda saat melakukan foto bersama dengan para peserta lomba. (Foto: IST/Seputarpapua)

AGATS, suarapapuaraya.com| Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, secara resmi mencanangkan dimulainya rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, pada Rabu (15/4/2026).

Acara ini menandai dimulainya seleksi tingkat kabupaten untuk sejumlah ajang bergengsi, yakni Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN). Peserta yang terlibat mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah Kabupaten Asmat.

Dalam sambutannya, Bupati Thomas Eppe Safanpo memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran atas dedikasi dan kesigapan dalam mengorganisir kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan instrumen vital untuk mengukur efektivitas proses belajar-mengajar.

“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi alat ukur terkait penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Asmat. Selama ini, kita sulit mengukur sejauh mana proses pembelajaran di sekolah-sekola. Melalui ajang ini, publik dapat menilai langsung hasil pendidikan kita,” ujar Bupati Thomas.

Lebih lanjut, Bupati menginginkan agar semangat kompetisi ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menyarankan agar panitia tetap memberikan akses bagi warga untuk menyaksikan perlombaan meskipun kegiatan dipusatkan di dalam ruangan.

Selain aspek penyelenggaraan, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada kredibilitas penilaian. Ia menekankan pentingnya netralitas serta kompetensi dewan juri dalam menyeleksi bakat-bakat terbaik dari Asmat yang nantinya akan mewakili daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ia meminta panitia pelaksana untuk sangat selektif dalam memilih tim penilai guna menjamin keadilan bagi seluruh peserta didik.

“Pastikan juri benar-benar menguasai materi yang dilombakan. Jangan hanya terpaku pada kunci jawaban yang disediakan, tetapi harus mampu memberikan penilaian yang objektif dan mendalam,” tegasnya.

Melalui rangkaian kegiatan Hardiknas 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap dapat memetakan potensi akademik dan non-akademik siswa secara akurat, sekaligus memotivasi para pendidik untuk terus meningkatkan standar pembelajaran di sekolah masing-masing. (Redaksi spr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini