Bupati Mimika Johannes Rettob (kanan) dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong (kiri) mengunjungi salah satu stan pameran pada peringataan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Graha Eme Neme Yauware di Timika, Jumat (5/6/2026). IST

TIMIKA — suarapapuaraya.com | Bupati Mimika Johannes Rettob mengidentifikasi seluruh kepala distrik, lurah, kepala kampung, dan ketua RT untuk fokus menangani masalah sampah di wilayah masing-masing. Instruksi itu disampaikan sebagai langkah mewujudkan Kota Timika yang bersih dan indah.

“Saya minta kepada semua distrik, lurah, kepala kampung, ketua RT supaya benar-benar fokus dalam menangani sampah di Mimika. Jangan kita lihat orang buang sampah sembarangan, kita diam saja,” tegas Johannes, Jumat (13/6/2026).

Pemkab Mimika telah mencanangkan program Jumat Bersih sebagai gerakan rutin kebersihan lingkungan. Namun Johannes menegaskan partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan.

“Beberapa bulan ini kami sudah melaksanakan Jumat Bersih. Saya berharap seluruh masyarakat Mimika ikut serta,” ujarnya.

Ia juga menyoroti rendahnya keterlibatan pemilik usaha di sepanjang jalan utama Kota Timika. “Mulai hari ini saya berharap keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Bupati juga memerintahkan Satpol PP untuk menindak warga yang membuang sampah sembarangan. “Apabila sampah ada yang ditemukan masih membuang sembarangan, menangkap dan memberikan denda sesuai perda kita,” katanya. Toko swalayan di Mimika juga diminta mengurangi penggunaan plastik.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menambahkan, kesadaran masyarakat adalah kunci utama keberhasilan penanganan sampah. “Sampah itu juga menjadi tanggung jawab masyarakat, bukan hanya pemerintah. Kalau masyarakat tidak peduli dan tidak punya kesadaran, sama saja,” ujar Emanuel. (*/spr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini