Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, menggelar sesi pembekalan bagi mahasiswa penerima beasiswa di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan mengasah potensi diri dan motivasi berprestasi agar nantinya para mahasiswa siap membangun tanah Papua.

Suasana penuh semangat menyelimuti aula IKOPIN University, Bandung, saat puluhan mahasiswa penerima beasiswa YPM AK mengikuti sesi pengembangan diri. Menghadirkan Riris Retno Ristianti sebagai pemateri utama, para mahasiswa diajak melakukan refleksi diri untuk mengenali kelebihan dan kekurangan mereka, Selasa (10/3/2026).

Dalam pemaparannya, Riris menekankan bahwa pengenalan diri adalah kunci krusial untuk menggali potensi terpendam. Tak hanya soal mental, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga kedisiplinan dan berkomitmen menyelesaikan studi tepat waktu.

Yang menarik, kegiatan dikemas secara interaktif. Salah satunya melalui tantangan menyusun sedotan menjadi struktur bangunan tanpa alat bantu. Lewat simulasi ini, mahasiswa belajar tentang kreativitas, kerja sama tim, hingga kemampuan memecahkan masalah atau problem solving.

“Dengan bekal pendidikan yang mumpuni, para mahasiswa diharapkan mampu kembali ke tanah Papua untuk berkontribusi langsung dalam membangun serta mengembangkan daerahnya masing-masing,” kata Riris saat memberikan motivasi.

selain kegiatan di kelas, para mahasiswa pesrta beasiswa YPMAK juga diajak melakukan kunjungan edukatif ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di sana, mereka mempelajari sejarah, budaya, serta meninjau langsung praktik usaha kreatif masyarakat setempat.

Melalui perpaduan motivasi akademik dan pengalaman lapangan ini, generasi muda Papua diharapkan tumbuh menjadi sosok yang unggul secara intelektual, memiliki kepercayaan diri tinggi, dan siap menjadi motor penggerak kemajuan di daerah asal mereka. (spr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini