
YAYASAN Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika melakukan ‘kick off’ tahun kedua Program Kampung Sehat.
Kick off Kampung Sehat ditandai pemukulan tifa oleh Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, dilanjutkan penandatanganan adendum perjanjian kerja sama (PKS) dengan empat mitra pelaksana program Kampung Sehat, yakni Yayasan Care Peduli, Yayasan Ekologi Papua, Yayasan Papua Lestari, dan Yayasan RUMSRAM, berlangsung di ballroom Hotel Swiss-Belinn Timika, Senin (26/1/2026).
Pada kesempatan itu Leo mengatakan, organ YPMAK mulai dari pembina, pengawas, hingga pengurus mengucapkan terima kasih kepada Dinkes Mimika yang telah mendukung dalam upaya menolong masyarakat. Dengan kerja sama yang terjalin diharapkan semangat dari apa yang sudah dilakukan tahun sebelumnya bisa ditingkatkan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Mimika, baik di pesisir maupun pedalaman.
Menurut Leo, kerja sama dalam bidang pelayanan kesehatan untuk masyarakat Papua baik di pesisir maupun pedalaman ini, akan terus dilakukan. Ke depan diharapkan tidak hanya bidang kesehatan, tetapi juga bidang pendidikan, ekonomi, dan lainnya.
“Program kampung sehat ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan kesehatan daerah (Rikkesda) yang sudah dijalankan. Diharapkan dengan masyarakat yang sehat bisa berdampak pada pelaksanaan pembangunan,” kata Leo.
Program Kampung Sehat yang dilanjutkan pada tahun kedua ini diharapkan terus berkesinambungan. Pengalaman yang sudah didapat terkait kondisi pelayanan kesehatan, agar bisa dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas.
Kemudian tantangan ke depan yang masih perlu dijalankan adalah masyarakat masih belum memahami pentingnya kesehatan. Di mana saat ini yang masih dilakukan adalah mengobati luka. Masih ada pekerjaan besar, yakni bagaimana memberikan kesadaran bagi masyarakat pentingnya kesehatan. “Ini masih jadi pekerjaan kita semua agar masyarakat bisa menjadi sehat,” ujarnya.
Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes Mimika, Linus Dumatubun, juga mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan program Kampung Sehat. Ia berharap program di tahun kedua ini lebih baik lagi, khususnya dalam hal komunikasi dan koordinasi dengan pihak Puskesmas dan Pustu di daerah pelayanan. “Jangan meninggalkan luka, karena akan kewalahan dalam penanganannya,” kata Linus.
Selain itu, ke depan untuk sistem pelaporan, Linus berharap dapat diperbaiki, bisa diteruskan ke Puskesmas atau Pustu, sehingga terjalin koordinasi yang baik.
“Selama ini sudah bagus, tetapi harus ditingkatkan terlebih pada laporan. Karena laporan yang diberikan akan berpengaruh pada kebijakan yang akan diambil,” ucapnya. (rilis Humas YPMAK)


























