
TIMIKA – suarapapuaraya.com, Pagi yang basah di hari Sabtu (21/3) tak sedikit pun melunturkan semangat ribuan umat Muslim di Mimika untuk menjemput hari kemenangan. Meski hujan ringan mengguyur sejak dini hari, pelataran Gedung Eme Neme Yauware tetap menjadi saksi bisu kekhidmatan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang penuh haru dan kebersamaan.
Hingga pukul 06.30 WIT, cuaca mendung sempat membuat suasana tampak lengang. Namun, keyakinan mengalahkan keraguan. Segera setelah Panitia Hari Besar Islam (PHBI) memastikan ibadah tetap digelar di lokasi terbuka, gelombang jamaah mulai berdatangan. Dengan membawa payung, karpet, hingga kantong plastik untuk melindungi sajadah dari sisa air hujan, warga memadati area tersebut.
Tepat pukul 07.30 WIT, saat langit mulai menyapa dengan cuaca yang lebih cerah, takbir berkumandang memulai salat Id yang diimami oleh H. Muslimin Umar, S.Ag., M.Pd.
Dalam khutbahnya, Ustaz Abdul Syakir, S.Pd.I., menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar seremoni. Ia menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan puasa selama sebulan penuh adalah perubahan sikap yang nyata—menjadi pribadi yang lebih lembut hati, sabar, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.
Ketua PHBI Mimika, Ustaz Joko Prianto, turut menyampaikan apresiasinya kepada jamaah yang tetap setia menunggu meski ada kendala cuaca dan teknis. “Momentum ini adalah ajang mempererat silaturahmi sekaligus syukur atas kemenangan kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang hadir langsung di tengah jamaah, memberikan pesan menyentuh tentang persatuan. Baginya, Idul Fitri adalah momentum emas untuk memperkuat ikatan persaudaraan tanpa memandang suku, agama, atau ras.
“Hari kemenangan ini adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan. Mari kita jadikan nilai toleransi sebagai fondasi utama untuk membangun Mimika yang harmonis,” tutur Bupati Rettob. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan beragama yang kondusif di tanah Mimika.
Ibadah ditutup dengan suasana penuh kehangatan saat Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat. “Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.”(*/spr)


























